Wednesday, December 21, 2016

“Hubungan Pendidikan dan Pembangunan”



Disusun Oleh Kelompok 8
Ikhwatun Nafisah
Takesi Anjarsari



KATA PENGANTAR 
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, sebab karena rahmat dan nikmat-Nyalah kami dapat mnyelesaikan sebuah tugas makalah yang berjudul “Hubungan Pendidikan dan Pembangunan”
            Makalah ini bertujuan untuk menyelesaikan tugas awal semester dari dosen yang bersangkutan agar memenuhi tugas yang telah ditetapkan, dan juga agar setiap mahasiswa dapat terlatih dalam pembuatan makalah.
            Adapun sumber-sumber dalam pembuatan makalah ini, didapatkan melalui media internet. Kami sebagai penyusun makalah ini, sangat berterima kasih kepada penyedia sumber walau tidak dapat secara langsung untuk mengucapkannya.
            Kami menyadari bahwa setiap manusia memiliki keterbatasan, begitu pun dengan kami yang masih seorang mahasiswa. Dalam pembuatan makalah ini mungkin masih banyak sekali kekurangan-kekurang yang ditemukan, oleh karena itu kami mengucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya.kami mangharapkan ada kritik dan saran dari para pembaca sekalian dan semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembacanya.


                                                                                    Indramayu,   Oktober 2016



                                                                                                                               Penulis




 

BAB I
                                                 PENDAHULUAN

1.1   Latar belakang

Keunggulan suatu bangsa tidak lagi bertumpu pada kekayaan alam, melainkan pada keunggulan sumber daya manusia, yaitu tenaga terdidik yang mampu menjawab tantangan-tantangan yang sangat cepat. Kenyataan ini sudah lebih dari cukup untuk mendorong pakar dan praktisi pendidikan melakukan kajian sistematik untuk membenahi atau memperbaiki sistem pendidikan nasional. Agar lulusan sekolah mampu beradaptasi secara dinamis dengan perubahan dan tantangan itu, pemerintah melontarkan berbagai kebijakan tentang pendidikan yang memberikan ruang yang luas bagi sekolah dan masyarakatnya untuk menentukan program dan rencana pengembangan sendiri sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing.
Pendidikan menduduki posisi sentral dalam pembangunan karena sasarannya adalah peningkatan kualitas SDM. Oleh karena itu, pendidikan juga merupakan alur tengah pembangunan dari seluruh sektor pembangunan.


1.2     Rumusan Masalah
Dari latar belakang diatas, dapat dibuat beberapa rumusan masalah, yaitu :
      1.      Hubungan Pendidikan Dan Pembangunan ?
      2.       Pembangunan Dan Pendidikan Nasional ?
      4.    Sumbangan Pendidikan Bagi Pembangunan ?

1.3  Tujuan Penulisan
    Adapun tujuan yang ingin di capai dalam pembelajaran ini yaitu:
      1. Dapat mengetahui apa itu Sumbangan pendidikan bagi pembangunan.
      2. Dapat mengetahui apa itu pendidikan dan pembangunan nasional.
      3. Dapat mengetahui apa itu hubungan pendidikan dan pembangunan.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1  Hubungan Pendidikan Dan Pembangunan
1. Peranan Pendidikan Dalam Bidang Pembangunan Ekonomi
Pendidikan memberi kontribusi secara signifikan terhadap pembangunan ekonomi telah menjadi kebenaran yang bersifat aksiomatik. Berbagai kajian akademis dan penelitian empiris telah membuktikan keabsahannya. Pendidikan bukan hanya melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas, memiliki pengetahuan dan keterampilan serta menguasai teknologi, tetapi juga dapat menumbuhkan iklim bisnis yang sehat dan kondusif bagi pertumbuhan ekonomi. Karena itu, investasi di bidang pendidikan tidak saja berfaedah bagi perorangan, tetapi juga bagi komunitas bisnis dan masyarakat umum. Pencapaian pendidikan pada semua level niscaya akan meningkatkan pendapatan dan produktivitas masyarakat.
Pendidikan merupakan jalan menuju kemajuan dan pencapaian kesejahteraan sosial dan ekonomi. Sedangkan kegagalan membangun pendidikan akan melahirkan berbagai problem krusial: pengangguran, kriminalitas, penyalahgunaan narkoba,dll.

2. Peranan Pendidikan Dalam Membangun SDM.
Pendidikan pada hakikatnya berlangsung seumur hidup. Oleh karena itu, secara hakiki, pembangunan pendidikan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya pembangunan manusia. Upaya-upaya pembangunan di bidang pendidikan, pada dasarnya diarahkan untuk mewujudkan kesejahteraan manusia itu sendiri. Karena pendidikan merupakan hak setiap warga negara, di dalamnya terkandung makna bahwa pemberian layanan pendidikan kepada individu, masyarakat, dan warga negara adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat dan keluarga. Karena itu, manajemen sistem pembangunan pendidikan harus didesain dan dilaksanakan secara terpadu, serta diarahkan pada peningkatan akses pelayanan yang seluas-luasnya bagi warga masyarakat, dengan mengutamakan mutu, efektivitas dan efisiensi.

2.2  Pendidikan  Dan Pembangunan Nasional
Pendidikan nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab.
Pembangunan nasional, yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia serta seluruh tumpah darah Indonesia, untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsan, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial serta mewujudkan cita-cita bangsa yang telah tertuang dalam alinea II dalam pembukaan UUD 1945.

        1.      Pembangunan pendidikan
Pembangunan pendidikan adalah proses perombakan struktural subsistem administratif yang berkenaan dengan pengelolaan pendidikan dan subsistem rasional yang berkenaan dengan pengelolaan pendidikan dan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar setiap satuan pendidikan agar tercapai tingkat partisipasi dan relevansi pendidikan yang tinggi.
Pola dasar masalah pembangunan pendidikan nasional adalah sebagai berikut:
        a)    Masalah partisipasi pendidikan
Masalah ini berkaitan dengan rasio atau perbandingan antara masukan pendidikan atau jumlah penduduk yang tertampung dalam satuan – satuan pendidikan, baik di sekolah maupun di luar sekolah, dengan jumlah penduduk yang secara potensial sudah siap memasuki satuan – satuan pendidikan. Masalah ini sekurang – kurangnya berkaitan dengan:
Ø  Kondisi sosial ekonomi keluarga
Ø  Kondisi fisik dan mental calon peserta didik
Ø  Kondisi tempat pendidikan yang tersedia
Ø  Tingkat aspirasi masyarakat tentang peranan dan pentingnya peranan pendidikan bagi hidup
Ø  Daerah jangkauan satuan pendidikan

       b)    Masalah relevansi pendidikan Masalah relevansi pendidikan adalah masalah kesesuaian tamatan yang dihasilkan pendidikan dengan kebutuhan masyarakat, baik sebagai tenaga kerja maupun sebagai pribadi dan anggota masyarakat pada umumnya. Masalah ini sedikit banyak berkenaan dengan:
Ø  Ketersediaan lapangan kerja dalam masyarakat
Ø  Perkembangan dan perubahan yang cepat dalam jenis dan tugas – tugas pekerjaan
Ø  Aspirasi dan tuntutan masyarakat yang terus meningkat dalam upaya mencapai mutu kehidupan
Ø  Mutu dan perolehan tamatan yang dihasilkan sekolah yang secara faktual tidak dapat memenuhi harapan dan kebutuhan dunia kerja.
                       
      2.      Karakteristik pembangunan pendidikan
 a) Pembangunan pendidikan adalah pembangunan manusia seutuhnya.
 b) Pembangunan pendidikan berpusat pada pembangunan operasional dalam bentuk kegiatan belajar mengajar, yang ditunjang oleh pembangunan informasi pengelolaan pendidikan di tingkat pusat, wilayah dan sekolah  yang membangun. Komponen pendidikan antara lain berupa pembangunan:
Ø  Peraturan perundang – undangan kependidikan
Ø  Kurikulum pendidikan untuk semua jenis satuan pendidikan
Ø  Sarana dan prasarana pendidikan
Ø  Teknologi pendidikan
Ø  Dana pendidikan
Ø  Tenaga kependidikan
       c)  Pembangunan pendidikan adalah pembangunan pelayanan umum yang profesional, atau yang terdapat dan menyenangkan dalam hal pengembangan keseluruhan kemampuan secara optimal dan bermanfaat bagi hidup.
      d)   Pembangunan pendidikan merupakan pembangunan yang memerlukan waktu yang panjang berkesinambungan, paling tidak satu generasi untuk dapat melihat hasil – hasil secara utuh.
       e) Pembangunan pendidikan menghasilkan orang – orang yang terdidik yang biasanya disebut mencapai kedewasaan.
       f)  Pembangunan pendidikan memberikan hasil – hasil pendidikan yang berupa orang – orang terdidik, yang diharapkan bermanfaat bagi pembangunan nasional.


2.3  Sumbangan Pendidikan Bagi Pembangunan
Kita tidak bisa memungkirinya bahwa sumbangan pendidikan pada pembangunan sangatlah
besar, meskipun hasilnya tidak bisa kita lihat dengan segera. Tapi ada jarak penantian yang cukup lama antara proses dimulainya usaha dengan hasil yang ingin dicapai.     Sumbangan pendidikan terhadap pembangunan dapat dilihat dari berbagai segi, diantaranya :
:1) Segi Sasaran Pendidikan
Pendidikan adalah usaha sadar yang ditujukan kepada peserta didik agar menjadi manusia yang berkepribadian kuat dan utuh serta bermoral tinggi. Jadi tujuan citra manusia yang dapat menjadi sumber daya pembangunan yang manusiawi.
2) Segi Lingkungan Pendidikan
Klasifikasi ini menunjukkan peran pendidikan dalam berbagai lingkungan atau sistem. Lingkungan keluarga(pendidikan informal), lingkungan sekolah (pendidikan formal), lingkungan masyarakat (pendidikan nonformal).
3) Segi Jenjang Pendidikan
           Jenjang pendidikan meliputi pendidikan dasar (basic education), pendidikan lanjutan, menengah, dan pendidikan tinggi.
4) Segi Pembidangan Kerja atau Sektor Kehidupan
                Pembidangan kerja menurut sektor kehidupan meliputi bidang ekonomi, hukum, sosial politik, keuangan, perhubungan, komunikasi, pertanian, pertambangan, pertahanan, dan lain-lain




                                                                                             






                                                                                                






                                                                                                
                                                                                               
BAB III
KESIMPULAN

Pendidikan mempunyai misi pembangunan. Jika manusia memiliki jiwa pembangunan sebagai hasil pendidikan, maka diharapkan lingkungannya akan terbangun dengan baik. Pembangunan yang dimaksud baik yang bersasaran lingkungan fisik maupun yang bersasaran lingkungan sosial karena pembangunan pendidikan adalah pembangunan manusia seutuhnya.










DAFTAR PUSTAKA



mirvanaldiana.blogspot.co.id/2012/01/makalah-pendidikan-dan-pembangunan.html

Plsbersinergi.blogspot.co.id/2014/03/pendidikan-dan-pembangunan-hubungan.html


                                                                  




















No comments:

Post a Comment

Naskah Drama "Balada Saridin"

Pemain : 1.       Saridin 2.       Aisyah 3.       Sari (teman Aisyah) 4.       Siti (teman Aisyah) 5.       Ayah Aisyah 6.  ...